Merespons hal ini, Khamenei langsung menuding ada campur tangan asing. Pada hari Jumat itu pula, dia menyebut Amerika Serikat dan kelompok oposisi berada di balik kerusuhan.
Tak tinggal diam, Presiden AS Donald Trump langsung membalas. Dia menyebut Iran sedang berada dalam masalah besar dan tak segan mengeluarkan ancaman serangan.
Sementara di lapangan, upaya meredam aksi dilakukan dengan cara yang drastis. Akses internet dan jaringan telepon diputus sejak Jumat, membuat informasi dari dalam negeri sulit didapat. Suasana mencekam.
Di sisi lain, ancaman juga datang dari otoritas. Lembaga yudikatif Iran mengeluarkan pernyataan keras yang menjanjikan hukuman berat bagi siapa saja yang mereka anggap sebagai perusuh. Situasi semakin runyam, dan korban jiwa dikhawatirkan terus bertambah.
Artikel Terkait
Balai Besar POM Makassar Sita 96.000 Butir Obat Keras Ilegal
Pemkab Bone dan BPVP Bantaeng Gelar Pelatihan Koperasi untuk Seluruh Kecamatan
Gubernur Sulsel Resmi Buka MTQ ke-34, Diikuti 1.044 Peserta
Tiket Konser LANY di Jakarta Dibuka, Harga Mulai Rp850 Ribu