Merespons hal ini, Khamenei langsung menuding ada campur tangan asing. Pada hari Jumat itu pula, dia menyebut Amerika Serikat dan kelompok oposisi berada di balik kerusuhan.
Tak tinggal diam, Presiden AS Donald Trump langsung membalas. Dia menyebut Iran sedang berada dalam masalah besar dan tak segan mengeluarkan ancaman serangan.
Sementara di lapangan, upaya meredam aksi dilakukan dengan cara yang drastis. Akses internet dan jaringan telepon diputus sejak Jumat, membuat informasi dari dalam negeri sulit didapat. Suasana mencekam.
Di sisi lain, ancaman juga datang dari otoritas. Lembaga yudikatif Iran mengeluarkan pernyataan keras yang menjanjikan hukuman berat bagi siapa saja yang mereka anggap sebagai perusuh. Situasi semakin runyam, dan korban jiwa dikhawatirkan terus bertambah.
Artikel Terkait
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Semarang Hari Ini, 27 Februari 2026
Kreator Konten di Gowa Didenda Rp1 Miliar karena Siarkan Ilegal BYON Combat
Mahasiswi UIN Suska Riau Diserang Senjata Tajam di Ruang Sidang Kampus
KPK Perdalam Penyidikan Dugaan Pungli Sertifikat K3 di Kemnaker