"Kita tadi juga rapat berpikir sedang menyiapkan, mungkin menaikkan pajak untuk kendaraan sepeda motor non-listrik, sehingga nanti itu bisa mensubsidi ongkos-ongkos seperti LRT ataupun nanti kereta api cepat. Sehingga dengan demikian kita coba melihat ekuilibrium dalam konteks menurunkan air polution (polusi udara)," lanjutnya.
Pada kesempatan itu, Luhut mengungkap berbagai cara akan disiapkan pemerintah dalam rangka menurunkan polusi udara dan membuat masyarakat lebih sehat.
Di antaranya yakni dengan penerapan pembatasan kendaraan dengan skema ganjil genap, kenaikan pajak kendaraan ICE, dan menyiapkan infrastruktur untuk menitipkan kendaraan di transportasi umum.
"Dan juga tadi langkah-langkah lain yang sedang kita rumuskan nanti hari Jumat kita akan dengarkan laporan sehingga nanti minggu berikutnya akan kami bawa ke ratas (rapat terbatas) dan kita dengar keputusan dari Bapak Presiden," sambungnya.
Baca Juga: Tok! Muhammadiyah Resmi Tetapkan 1 Ramadhan 1445 H Jatuh pada Senin, 11 Maret 2024
Hal-hal semacam itu menurut Luhut sangat penting.
Ia juga menyentil pihak-pihak yang hanya bisa berbicara dan mengkritik.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: kabarfajar.com
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Tiba di Abu Dhabi, Akan Temui Presiden UEA untuk Perkuat Kemitraan Strategis
FIFA Yakin Piala Dunia 2026 Aman Meski Gelombang Kekerasan Guncang Meksiko
Kemendagri Dorong Analis Kebijakan Papua Jadi Think Tank Berbasis Data
Imsak di Banjarmasin Pukul 05.04 WITA, Subuh 05.14 WITA