Drama Ijazah Jokowi Kian Berliku: Dua Tersangka Temui Presiden di Solo
Laporan dari Jakarta
Suasana malam di Solo terbilang biasa saja. Tapi di kediaman Presiden Joko Widodo, ada pertemuan yang tak terduga. Dua nama yang justru menjadi tersangka dalam kasus penggugatan ijazahnya, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, datang berkunjung. Ajudan Presiden, Kompol M. Syaril, membenarkan kedatangan mereka. Yang menarik, mereka tak datang sendirian. Kuasa hukum mereka, Elida Netti, turut mendampingi.
Apa yang dibicarakan? Itu masih jadi misteri. Tak ada pernyataan resmi yang keluar. Namun, pertemuan ini seperti mengonfirmasi sebuah gelagat yang sudah lama tercium: koalisi para penggugat ternyata retak.
Kalau dulu ada delapan tersangka, sekarang tinggal tiga orang yang masih bertahan. Roy Suryo, Rismon, dan Tifa yang sering disebut klaster RRT seolah ditinggalkan sendirian. Padahal, mereka awalnya digandeng sebagai tim ahli oleh klaster pertama, yaitu kelompok Eggi Sudjana yang justru memulai gugatan ini. Mirip pepatah, yang memulai, dia pula yang kabur duluan.
Menurut sejumlah saksi, keretakan ini mulai kentara setelah penyidik Polda Metro Jaya memamerkan ijazah asli Jokowi. Reaksi kedua kubu pun berbeda jauh. Kuasa hukum Eggi menyebut dokumen itu asli. Sementara Roy Suryo dan kawan-kawan malah makin yakin itu palsu.
Artikel Terkait
Cuitan Dokter Tifa Soal Kondisi Hamba Allah yang Didesak Dibawa ke Luar Negeri
Blangkejeren-Kutacane Dibuka, Namun Jalan Masih Penuh Rintangan
Gus Ipul: Santunan Korban Jiwa Bencana Sumatera Mulai Disalurkan
Rocky Gerung Muncul di Rakernas PDIP, Dampingi Elite Partai di Ancol