"Masih ada sisa kurang lebih 700 ribu hektare lagi. Mudah-mudahan bisa kita selesaikan penanamannya hingga tahun 2026," harapnya.
Dari kerja keras itu, kontribusi nyatanya sudah bisa dihitung. Polri disebut telah menyumbang produksi jagung nasional sekitar 3,4 hingga 3,5 juta ton. Angka itu akumulasi dari panen setahun penuh hingga kuartal IV.
Bagi Sigit, ini bukan sekadar angka. Capaian ini diharapkan bisa jadi pengungkit utama terwujudnya swasembada nasional. Selain memperkuat cadangan pangan dalam negeri, juga buka peluang ekspor.
"Mudah-mudahan kami bisa ikut berkontribusi semaksimal mungkin untuk atensi Bapak Presiden ini," tutupnya penuh harap. Suasana di lokasi panen sore itu pun terasa hangat, penuh dengan optimisme yang nyaris merata.
Artikel Terkait
Jenazah Perempuan Ditemukan Mengapung di Sungai Paria Barru, Diduga Korban Tenggelam Saat Cari Kerang
Kisah Prajurit Ngatijan dan Ilmu Kebal yang Selamatkan Rekan dari Tembakan Belanda di Papua
Polri dan Kemenhaj Bentuk Satgas Khusus untuk Berantas Penipuan Haji dan Umrah
Ledakan Tabung Gas di Pabrik Gizi Ngawi Lukai Satu Pekerja