"Masih ada sisa kurang lebih 700 ribu hektare lagi. Mudah-mudahan bisa kita selesaikan penanamannya hingga tahun 2026," harapnya.
Dari kerja keras itu, kontribusi nyatanya sudah bisa dihitung. Polri disebut telah menyumbang produksi jagung nasional sekitar 3,4 hingga 3,5 juta ton. Angka itu akumulasi dari panen setahun penuh hingga kuartal IV.
Bagi Sigit, ini bukan sekadar angka. Capaian ini diharapkan bisa jadi pengungkit utama terwujudnya swasembada nasional. Selain memperkuat cadangan pangan dalam negeri, juga buka peluang ekspor.
"Mudah-mudahan kami bisa ikut berkontribusi semaksimal mungkin untuk atensi Bapak Presiden ini," tutupnya penuh harap. Suasana di lokasi panen sore itu pun terasa hangat, penuh dengan optimisme yang nyaris merata.
Artikel Terkait
Swasembada Pangan: Dari Target Ambisius Menjadi Kenyataan yang Terukur
Brimob Tembak Warga di Tambang Ilegal Bombana, Empat Personel Diperiksa Propam
Iran Padamkan Internet, Tuding AS dan Israel Picu Kerusuhan dari Aksi Damai
Dentuman Kembali di Aleppo, 22 Nyawa Melayang dalam Bentrokan