Pandji Pragiwaksono punya komentar soal penampilan Gibran Rakabuming Raka. Katanya, mata Gibran terlihat ngantuk. Cuma selang beberapa waktu, reaksi keras datang dari seorang dokter.
Dokter itu langsung naik pitam. Lewat sebuah unggahan, ia dengan tegas membedah komentar Pandji dari kacamata medis.
"Apa yang disebut 'mengantuk' pada mata itu, dalam istilah kami, namanya PTOSIS. Ini kondisi anatomis, bisa bawaan lahir, fungsional, atau karena hal medis tertentu. Yang jelas, ini bukan bahan lelucon!"
Ungkapannya terasa panas. Sang dokter menegaskan bahwa kondisi fisik seseorang seharusnya tidak dijadikan candaan.
Namun begitu, netizen langsung menyoroti hal lain. Mereka mengingatkan soal momen lain yang dianggap mirip: saat Prabowo Subianto membacakan pantun yang menyebut penampilan fisik Bahlil Lahadalia.
Pantunnya kira-kira begini: "Bahlil Lahadalia, kulitnya hitam, giginya putih."
Nah, di sinilah banyak yang bertanya-tanya. Saat itu, sang dokter yang sama tak terdengar protes. Tak ada pernyataan tegas bahwa "kondisi fisik bawaan bukan bahan pantun".
Kontras reaksi ini akhirnya ramai diperbincangkan. Banyak yang membandingkan kedua kasus itu dan mempertanyakan konsistensinya.
Selengkapnya, silakan simak cuplikan videonya di bawah ini.
Artikel Terkait
Raffi Ahmad Penuhi Amanah Terakhir Jupe, Bantu Ibunda yang Terpuruk Ekonomi
Ketua Ombudsman RI Ditahan sebagai Tersangka Kasus Korupsi Nikel
Unhas Tanggapi Laporan Pungli Terhadap Pengusaha Rental Papan Ucapan di Area Kampus
Warga Jemur Gabah di Badan Jalan Bypass Mamminasata, Lalu Lintas Tetap Ramai