Gubernur Jakarta Pramono Anung akhirnya angkat bicara soal nasib tiang-tiang monorel yang sudah bertahun-tahun mangkrak. Ia memastikan, struktur besi tua itu akan segera dibongkar. Pramono berjanji, prosesnya bakal diupayakan seminimal mungkin agar tak bikin macet.
Rencananya, pekerjaan ini akan ditangani langsung oleh Pemprov DKI. Menurut Pramono, surat permintaan pembongkaran sudah dilayangkan ke PT Adhi Karya, sang kontraktor utama proyek monorel zaman dulu.
Dikerjakan Malam Hari
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, memberi gambaran waktu yang lebih jelas. "Kita awali besok... ya taruhlah kalau satu tiang satu hari, ya kamu hitung saja," ujarnya di Balai Kota, Rabu (7/1) lalu.
Ia membeberkan, tahap pertama akan fokus di Jalan Rasuna Said. Di sana, ada sekitar 98 tiang yang bakal ditertibkan. "Kita mau nata yang di Rasuna Said dulu," jelas Heru.
Pengerjaannya akan dilakukan oleh tim Dinas Bina Marga atau yang akrab disebut 'pasukan kuning'. Namun begitu, untuk meminimalisir gangguan, waktu pelaksanaannya dipilih pada malam hari. Informasi ini ditegaskan oleh Kepala Dinas Perhubungan DKI, Syafrin Liputo.
Dishub Siap Atur Arus Lalu Lintas
Lalu, bagaimana agar jalanan tidak lumpuh total? Dishub DKI punya skema. Syafrin menjelaskan, mereka akan melakukan pengalihan arus secara dinamis. Alat berat nantinya akan ditempatkan di jalur lambat.
Artikel Terkait
Kardinal Suharyo Buka Perayaan Natal DKI dengan Cerita Gembala dan Dua Hewan
Surat Terbuka untuk Gus Yaqut: Saatnya Kembali ke Jalan Islam
KPK Tetapkan Menag Yaqut Tersangka Kasus Kuota Haji
600 Huntara Resmi Diberikan kepada Korban Bencana Aceh Tamiang, Ini Fasilitasnya