Paris berubah putih. Rabu pagi itu, (7/1), kota yang biasanya digambarkan romantis dengan cahaya keemasan itu justru diselimuti lapisan salju yang lebat dan tak terduga. Menara Eiffel berdiri anggun di balik tirai putih, sementara Taman Tuileries dan tepian Seine yang tenang membeku dalam diam.
Menurut sejumlah saksi, suasana kota mendadak berubah jadi riuh rendah. Bukan karena kekacauan, tapi justru karena kegembiraan. Salju yang turun deras seolah mengubah seluruh Paris menjadi sebuah arena bermain musim dingin raksasa. Wisatawan dan warga lokal pun tak menyia-nyiakan momen langka ini.
Di sisi lain, peringatan resmi telah dikeluarkan. Badan cuaca Prancis, Meteo France, seperti dikutip Reuters, memperingatkan bahwa hujan salju ini akan meluas. Separuh bagian utara negara itu perlu bersiap.
Tapi peringatan itu sepertinya tenggelam dulu oleh tawa. Di Champ de Mars, terlihat beberapa orang dengan pakaian ski lengkap justru meluncur di jalanan kota. Adegan serupa terjadi di lereng bukit basilika Sacre-Coeur, di mana beberapa orang berseluncur dengan riang, memanfaatkan tanah yang licin dan putih.
Artikel Terkait
Ahli IPB: Limbah Cair Sawit Bisa Kurangi Ketergantungan Impor Pupuk
Prabowo Mundur dari Ketua Umum IPSI, Fokus pada Tugas Kebangsaan
Prabowo Dorong Pencak Silat Menuju Olimpiade, Tekankan Pentingnya Jaga Kemurnian
Bupati Tulungagung Ditahan KPK, Modus Pemerasan Kembali Mencuat