Senggolan di Pesing Berujung Keroyokan, Tiga Pak Ogah Ditangkap

- Jumat, 09 Januari 2026 | 20:25 WIB
Senggolan di Pesing Berujung Keroyokan, Tiga Pak Ogah Ditangkap

Gara-gara senggolan kecil, seorang pengendara motor harus berhadapan dengan amukan tiga orang yang diduga 'Pak Ogah' di Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Kejadian yang awalnya sepele itu berubah brutal, dan kini videonya memenuhi linimasa media sosial.

Dalam rekaman yang beredar luas itu, terlihat korban dikeroyok. Yang membuat hati miris, kepala korban bahkan ditimpuk menggunakan batu oleh para pelaku. Aksi kekerasan yang sungguh di luar batas.

Untungnya, respons polisi cukup cepat. Kurang dari sehari setelah video itu viral, ketiga pelaku sudah berhasil diamankan.

“Kami sudah amankan tiga orang pelaku 'Pak Ogah' yang terlibat, masing-masing berinisial VA (31), RP (29), dan AR (31). Pengamanan dilakukan Kamis, 8 Januari 2026,” jelas AKP Alexander Tengbunan, Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, pada Jumat (9/1).

Menurut penyelidikan sementara, semuanya berawal di lampu merah Pesing, Rabu (7/1) lalu. Saat itu, RP dan VA sedang mangkal di lokasi. Ketegangan memuncak ketika kaki salah seorang dari mereka tanpa sengaja tersenggol motor yang lewat.

Adu mulut pun tak terhindarkan. Namun situasi jadi benar-benar meledak ketika seorang pengendara motor lain, YA, mengeluarkan ponsel dan mulai merekam. Rupanya, aksi merekam ini membuat para pelaku naik pitam.

Mereka langsung menyerbu YA, berusaha merebut ponselnya. Korban berusaha kabur, tapi sudah terlambat. Keributan fisik pun terjadi di tempat kejadian.

Kini, ketiganya mendekam di Mapolsek Grogol Petamburan. Pemeriksaan masih terus berlangsung untuk mengurai peran masing-masing dan memastikan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya. Kasus ini kembali menyoroti problem klasik terkait premanisme di jalanan Ibu Kota.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar