Bayangkan saja, baru sekitar 15 menit kapal berlayar, sekitar pukul empat sore, tiba-tiba mesinnya menyala. Suasana langsung berubah kacau.
Awak kapal pun langsung bertindak cepat. Mereka menghubungi rekan-rekannya di Nusa Penida untuk minta bantuan. Tidak butuh waktu lama, manajemen perusahaan mengerahkan kapal lain, The Angkal 7, untuk melakukan penyelamatan.
Proses evakuasi berjalan alot tapi tertib. Butuh waktu kurang lebih satu jam sampai akhirnya semua penumpang, yang berjumlah 88 orang ditambah 9 awak kapal, berhasil dipindahkan dengan selamat. Semuanya selesai sekitar pukul lima sore.
“Boat The Angkal 6 sudah ditarik dan merapat dengan aman di Pelabuhan The Angkal, Desa Kampung Kusamba,” pungkas Purnawibawa, menutup perbincangan.
Kini, kapal yang malang itu sudah diam di dermaga. Sementara para penumpang, pastinya, masih trauma dengan kejadian tak terduga di tengah laut itu.
Artikel Terkait
Truk Gandeng Melaju Liar, Nyawa Pengendara Motor Melayang di Bondowoso
Peringkat Naik, Tapi Laut Indonesia Masih Rapuh untuk Nelayan Kecil
Bus Besar dan Jalan Sempit: Kemacetan Kronis Kembali Paralyze Sawangan
Pengkhianat dalam Barisan: Saat Aktivis Antipalsu Bertandang ke Istana