Perumahan Periuk Damai Tergenang, Air Mencapai Atap Pintu

- Sabtu, 24 Januari 2026 | 01:45 WIB
Perumahan Periuk Damai Tergenang, Air Mencapai Atap Pintu

Sejak sore hari Jumat kemarin, Perumahan Periuk Damai di Tangerang tak lagi damai. Air meluap, merendam puluhan rumah warga di RW 08, Kecamatan Periuk. Ketinggiannya, menurut keterangan polisi, ada yang mencapai dua meter. Bayangkan, setinggi atap pintu rumah biasa.

“Ketinggian air ada yang sampai 2 meter,”

kata AKP Prapto, Kasie Humas Polres Metro Tangerang Kota, pada Jumat (23/1/2026) malam. Situasinya cukup parah, memaksa banyak keluarga meninggalkan rumah mereka.

Mereka kemudian mengungsi ke sejumlah titik. Salah satunya adalah Masjid Al-Jihat yang berada di dalam perumahan itu sendiri. Di sanalah mereka mencari perlindungan sementara.

Merespon kejadian ini, aparat kepolisian langsung bergerak. Personel diturunkan bukan hanya untuk proses evakuasi, tapi juga menyalurkan bantuan logistik yang sangat dibutuhkan. Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, turun langsung melihat kondisi korban di tempat pengungsian. Ia didampingi istrinya, Ny. Kamala Jauhari, yang juga Ketua Bhayangkari setempat.

Tak sendirian, Wakapolres AKBP Eko Bagus Riyadi serta sejumlah pejabat utama lainnya ikut dalam peninjauan ini. Mereka membawa serta bantuan untuk meringankan beban warga yang rumahnya terendam.

Namun begitu, wilayah terdampak ternyata tak cuma satu. Aksi serupa juga digelar di Musala Al-Amin, Kampung Candulan, Kelurahan Petir, Cipondoh. Bantuan disalurkan di sana untuk warga yang mengalami nasib serupa.

Kunjungan juga berlanjut ke lokasi lain, yaitu Perumahan Pinang Griya Permai di Kecamatan Pinang. Kapolres dan Ketua Bhayangkari kembali mendatangi warga, mengecek langsung kondisi dan kebutuhan mereka di tengah musibah banjir yang melanda beberapa titik di Kota Tangerang ini.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler