Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali mengingatkan publik. Ancaman banjir dan longsor susulan di Aceh belum sepenuhnya berlalu. Beberapa wilayah masih dinyatakan rawan, dan peta kerawanannya sendiri sudah disiapkan oleh pihak berwenang.
Menurut Abdul Muhari atau yang akrab disapa Aam, Kapusdatin BNPB, daerah dengan risiko longsor susulan umumnya terkonsentrasi di kawasan tengah provinsi. Kontur alamnya berbukit-bukit dan memiliki lereng curam, jadi memang rawan.
"Kalau untuk longsor itu di daerah Tengah: Bener Meriah, Aceh Tengah dan Gayo Lues, di jalan penghubung antara tiga kabupaten ini. Karena ini merupakan daerah ketinggian, kontur perbukitan, kelerengan, maka ini sangat rentan dengan longsor susulan," jelas Aam dalam jumpa pers, Selasa (6/1).
Ia pun memberi contoh nyata. Baru pada 3-4 Januari lalu, longsor susulan sempat menutup akses jalan penghubung Blangkejeren-Aceh Tengah.
Artikel Terkait
Depok Bergerak: Pelebaran Jalan dan Rekayasa Lalu Lintas untuk Atasi Macet Kronis Sawangan
Otak Tambang Ilegal di Tahura Bukit Soeharto Segera Hadapi Sidang
Tenda Pengungsian di Gaza Diserang Drone, Lima Anak di Antaranya Tewas
Mabuk dan Tuduhan Uang Patungan, Seorang Pria Tewas Dianiaya Teman Minumnya di Rappocini