Di hadapan pengadilan federal Manhattan, Senin lalu, Presiden Venezuela Nicolas Maduro dengan tegas membantah semua tuduhan. Ia menyatakan diri tidak bersalah atas dakwaan narkoterorisme yang dilayangkan kejaksaan New York.
Suasana ruang sidang terasa tegang. Maduro, berbicara langsung kepada hakim, bersikeras bahwa kehadirannya di pengadilan AS bukanlah kehendaknya sendiri. "Saya diculik dari Venezuela," ujarnya, seperti dilaporkan sejumlah media.
"Saya tidak bersalah, saya tidak bersalah,"
tegasnya lagi.
Dengan nada penuh keyakinan, ia menambahkan, "Saya masih presiden negara saya."
Artikel Terkait
Arca Panji ITB: Dibersihkan Secara Fisik dan Spiritual Setelah 70 Tahun
Pelataran Wali Kota Tangsel Dibanjiri Sampah, Aksi Protes Pengelolaan yang Dinilai Gagal
Muslimah, Waspada! Riasan Tahan Air Bisa Batalin Wudhu
ART di Serang Culik Bayi Majikan Demi Tebus Utang