Ia juga menyebut warga Venezuela yang tinggal di AS. "Mereka ingin pulang. Itu tanah air mereka."
Di sisi lain, Trump tampaknya tak ingin ambil risiko. Ia khawatir Venezuela akan kembali jatuh ke tangan yang salah pihak-pihak yang dianggapnya abai terhadap kesejahteraan rakyat biasa. "Kita sudah mengalami hal itu selama beberapa dekade. Kita enggak akan biarin itu terulang. Sekarang kita sudah ada di titik ini," tegasnya.
Lalu, sampai kana Amerika Serikat akan berada di sana? Trump menjawab dengan berulang, namun intinya jelas: sampai transisi pemerintahan yang ia anggap 'tepat' benar-benar terwujud.
"Mungkin banyak yang belum paham," ucapnya, "tapi mereka akan paham. Kita akan tetap di sana. Kita akan bertahan sampai transisi yang tepat itu terjadi."
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Turun Rp45.000 per Gram, Harga Buyback Justru Naik
BMKG Waspadakan Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Sulsel
Presiden Prabowo Tiba di Abu Dhabi, Akan Temui Presiden UEA untuk Perkuat Kemitraan Strategis
FIFA Yakin Piala Dunia 2026 Aman Meski Gelombang Kekerasan Guncang Meksiko