Rusia Menyulut Kecaman: AS Serang Venezuela, Langgar Zona Perdamaian Amerika Latin

- Sabtu, 03 Januari 2026 | 21:00 WIB
Rusia Menyulut Kecaman: AS Serang Venezuela, Langgar Zona Perdamaian Amerika Latin

Rusia Kutuk Keras: AS Lakukan Agresi Bersenjata ke Venezuela

Hari ini, langit di Caracas mungkin tak terlihat berbeda. Tapi di tanah, situasinya berubah drastis. Pagi ini, Amerika Serikat melancarkan aksi militer terhadap Venezuela. Sebuah langkah yang, tak bisa dimungkiri, langsung memicu gelombang kecaman dari berbagai penjuru.

Moskow termasuk yang paling keras bersuara. Kementerian Luar Negeri Rusia secara terbuka menyatakan keprihatinan mendalam mereka. Dan mereka tak segan-segan menyebut tindakan Washington ini sebagai sebuah agresi bersenjata yang patut dikutuk.

Menurut mereka, alasan yang dikemukakan AS untuk membenarkan serangan ini sama sekali tidak masuk akal. Rasanya, sentimen ideologis dan permusuhan telah sepenuhnya mengalahkan pertimbangan pragmatis. Padahal, membangun hubungan yang didasari kepercayaan dan bisa diprediksi jauh lebih penting.

Lalu, apa yang harus dilakukan sekarang?

Yang paling krusial saat ini adalah mencegah situasi makin runyam. Eskalasi lebih lanjut harus dihindari. Fokusnya harus dialihkan untuk mencari jalan keluar, dan satu-satunya jalan yang masuk akal adalah melalui dialog. Semua pihak yang punya masalah harus duduk bersama, bicara, dan mencari solusi lewat mekanisme yang damai. Rusia sendiri menyatakan kesiapannya untuk mendukung upaya semacam itu.

Di sisi lain, ada prinsip yang mereka pegang teguh: Amerika Latin harus tetap menjadi zona perdamaian. Ini adalah komitmen yang dideklarasikan sejak 2014. Venezuela punya hak penuh untuk menentukan nasibnya sendiri, tanpa dicampuri apalagi dengan intervensi militer oleh kekuatan luar.


Halaman:

Komentar