Ledakan Guncang Caracas di Tengah Malam
Suara dentuman keras mengoyak heningnya dini hari di Caracas, Sabtu (3/1) lalu. Bukan cuma sekali, tapi berturut-turut setidaknya tujuh kali menurut yang mendengar. Sasarannya? Pangkalan militer dan beberapa gedung pemerintahan. Tak lama setelah kejadian, Amerika Serikat dengan terbuka mengakui tanggung jawabnya atas serangan udara itu.
Respon dari Venezuela pun datang dengan nada keras. Lewat keterangan pers dari Kedutaan Besarnya di Indonesia, mereka menuding motif AS jauh lebih dalam dari sekadar operasi militer biasa.
Begitu bunyi pernyataan resmi mereka. Namun, di tengah tudingan itu, ada sikap keras yang coba ditunjukkan. Pemerintah Caracas meyakinkan bahwa semua upaya tersebut pada akhirnya akan sia-sia.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Buka Munas IPSI, Dukung Pencak Silat Menuju Olimpiade
Cuaca Makassar Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Minggu, 12 April 2026
Warga Rokan Hilir Amuk Rumah Diduga Bandar Narkoba, Polisi Janji Usut Tuntas
Makassar Tinggalkan Open Dumping, Beralih ke Sistem Sampah Berkelanjutan