Risma Turun Langsung ke Lokasi Bencana di Sumatera Barat
Selama tiga hari penuh, Tri Rismaharini atau yang akrab disapa Risma, menyisir kawasan terdampak di Agam dan Tanah Datar. Ia datang bukan sekadar untuk seremonial.
Kedatangannya di Kabupaten Agam pada Rabu malam itu langsung diisi dengan blusukan ke tempat-tempat pengungsian. Malamnya, ia memutuskan untuk menginap di sana. Esok harinya, Kamis pagi, ia sudah terlihat lagi di lokasi, kali ini tak segan mengeruk lumpur dari selokan yang tersumbat. Pakaiannya pun tak lagi rapi.
Perjalanan berlanjut ke Tanah Datar pada Jumat. Cuaca saat itu benar-benar tak bersahabat. Hujan deras terus mengguyur, namun Risma tetap menyambangi warga. Sambil berteduh di bawah payung yang diterpa angin, ia menyapa satu per satu. "Apa yang mau disampaikan?" tanyanya pada seorang ibu yang tengah menggendong anak.
Di sisi lain, bantuan yang dibawanya pun cukup signifikan. Tiga ton barang kiriman, mulai dari pakaian, pompa air, lampu tenaga surya, sampai sembako, dibagikan ke desa-desa yang ia lewati. Salah satu titik distribusi utama adalah Nagari Guguak Malalo di Tanah Datar.
Di hadapan warga yang berkumpul di posko, Risma menunjukkan bantuan yang dibawa.
"Ini sarung, kemudian ada daster bu, ini semua baru karena Ibu Ketua umum nggak boleh kami kasih bekas," ujarnya.
Artikel Terkait
Mobil Toyota Agya Meledak Jadi Bara di Halaman SMK Sragen
Ledakan Pipa Gas TGI Guncang Dusun Nibul, Api Membubung 15 Meter
Banjir Akhir 2025: Duka yang Berulang dan Peringatan untuk 2026
LPSK Siap Lindungi Aktivis yang Terintimidasi di Wilayah Bencana