Thomas Markle di Ranjang Sakit: Aku Tak Mau Mati Tanpa Bertemu Meghan

- Senin, 08 Desember 2025 | 15:40 WIB
Thomas Markle di Ranjang Sakit: Aku Tak Mau Mati Tanpa Bertemu Meghan

Derita Sakit Keras, Ayah Meghan Markle Memohon untuk Bisa Bertemu Putrinya

Di sebuah rumah sakit di Cebu, Filipina, Thomas Markle terbaring. Kondisinya tak lagi seperti dulu. Di usia 81 tahun, ayah Meghan Markle ini menyampaikan pesan yang menyayat hati untuk putrinya. Ia punya satu permintaan, satu harapan terakhir: bertemu sang putri sebelum ajal menjemput.

Tak cuma Meghan. Dalam keterbatasannya, Thomas juga punya kerinduan lain. Ia ingin sekali melihat menantunya, Pangeran Harry. Dan tentu, dua cucu yang belum pernah ia jumpai, Archie dan Lilibet.

"Aku selalu terbuka untuk berdamai. Aku tidak pernah berhenti mencintainya. Aku tidak mau mati dalam keadaan berjauhan dari Meghan, aku ingin bertemu cucu-cucuku, mungkin juga suaminya,"

Begitu katanya, seperti dilaporkan Daily Mail. Suaranya penuh penyesalan dan rindu yang tertahan.

Kondisi Thomas memang memprihatinkan. Baru-baru ini, ia harus menjalani operasi amputasi pada kaki kirinya. Dokter menyebut tindakan itu darurat, akibat infeksi serius yang tak bisa lagi ditahan.

Namun di tengah penderitaannya, ada satu hal yang membuatnya bingung. Beberapa media memberitakan bahwa Meghan sudah menghubunginya. Thomas mengaku tak pernah menerima pesan apa pun. Nomor teleponnya sengaja tak ia ganti, hanya untuk memudahkan putrinya itu menghubungi. Tapi, telepon itu tak kunjung berdering.

Pihak rumah sakit pun mengonfirmasi hal serupa. Menurut seorang staf, tak ada kabar atau pencarian dari Duchess of Sussex mengenai kondisi ayahnya.

"Jika Meghan atau perwakilannya menelepon, kami pasti tahu. Ini rumah sakit besar, tetapi kami saling mengenal. Kami bingung ketika melihat berita bahwa sang Duchess sudah menghubungi,"

Di sisi lain, juru bicara Sussex punya penjelasan. Katanya, Meghan sudah mengirim email kepada ayahnya sejak Jumat lalu. Masalahnya, email itu dikirim ke alamat lama. Sebuah alamat yang sudah tidak dipakai Thomas selama lima tahun belakangan.

Kisah retaknya hubungan mereka sudah jadi rahasia umum. Semua bermula di tahun 2018, tepatnya menjelang pernikahan kerajaan Meghan dan Harry. Thomas membuat marah putrinya setelah berkolaborasi dengan paparazi untuk sesi foto berbayar. Sejak itu, hubungan mereka hancur.

Bertahun-tahun berlalu. Thomas mengalami dua kali serangan jantung, dan kini kehilangan sebagian kakinya. Meghan, di sisi lain, tak pernah sekalipun muncul atau berusaha mencari tahu. Jarak antara mereka bukan lagi sekadar lautan, tapi tembok dingin yang sepertinya tak bisa ditembus.

Kini, dari balik jendela kamar rumah sakit, Thomas Markle hanya bisa menatap langit dan berharap. Harapan sederhana seorang ayah yang menunggu panggilan dari putri yang sangat ia rindukan.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar