Di sisi lain, upaya pembangunan hunian sementara atau huntara sudah mulai digarap. Pelan-pelan, bertahap. Armia menyebut salah satu pihak yang turun tangan adalah Danantara.
Tapi urusan rumah saja tak cukup. Masih ada persoalan lain yang tak kalah pelik: pangan. Menurut Armia, dampak bencana masih sangat terasa dan pemulihan ekonomi masyarakat nyaris belum bergerak. Ia pun meminta dukungan pemerintah pusat untuk hal ini.
“Kami mempunyai jumlah penduduk 313.245 jiwa. Kami sudah menghitung juga dengan Bappenas, kebutuhan akan beras, telur, minyak goreng, dan gula selama enam bulan ke depan, pak presiden,” paparnya panjang lebar.
Rencananya, permintaan resmi akan segera disiapkan.
“Jadi kami nanti akan membuat surat resmi nanti kepada menteri terkait untuk bisa kami dipenuhi untuk enam bulan ke depan karena yang kami lihat, kondisi perekonomian di kami ini masih sangat terasa,” tuturnya menekankan.
Artikel Terkait
PSM Makassar Siapkan 5.193 Tiket Online untuk Duel Sengit Kontra Persis Solo
Perajin Tegal Pangkas Ukuran Tahu Imbas Harga Kedelai Impor Melonjak
Selebrasi Ole Romeny Viral, Jadi Inspirasi dan Sorotan Publik
Pemuda Pencuri Kabel Tersengat 20.000 Volt di Gardu Listrik Jambi