Di tengah suasana Tahun Baru 2026 yang berbeda, Presiden Prabowo Subianto menyapa para pengungsi bencana di Desa Batu Hula, Batang Toru. Lokasinya di Tapanuli Selatan itu masih menyisakan bekas-bekas kehancuran, namun sorak-sorai kecil tetap terdengar.
Dalam kunjungannya, Prabowo mengaku melihat secercah harapan. "Saya melihat, saya cukup optimis, kecepatan kita memulihkan keadaan cukup baik," ujarnya pada Rabu (31/12) lalu.
Namun begitu, rasa puas tak boleh muncul terlalu cepat. Ia langsung menekankan perlunya kerja keras yang lebih ekstra.
"Tentunya kita tidak puas. Saya minta semua lembaga bekerja terus siang-malam," tegas Prabowo.
Di sisi lain, apresiasi tulus juga ia sampaikan. Peran para petugas di lapangan, yang rela tinggal berhari-hari bahkan berminggu-minggu di lokasi bencana, tak luput dari perhatiannya.
"Terima kasih para petugas TNI, polisi, BNPB, Kementerian Pekerjaan Umum. Semua yang bekerja saya tanya berapa lama kau di sini? Ada yang sudah 20 hari, berminggu-minggu di sini. Terima kasih sekali lagi," kata Prabowo.
Menurutnya, semangat gotong royong ini adalah modal berharga. Ia pun mengajak semua pihak untuk memandang ke depan dengan kepala tegak.
"Kita hadapi masa depan kita hadapi dengan penuh semangat dan optimisme. Negara kita akan semakin kuat," tutupnya, mencoba menyulut keyakinan di antara reruntuhan.
Artikel Terkait
Ragam Pilihan Ngabuburit di Makassar, dari Pantai hingga Kuliner Tradisional
BMKG Prediksi 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Sidang Isbat Tunggu Hasil Rukyat
Yenny Wahid: Hormati Perbedaan Penetapan Awal Ramadan
Arab Saudi Siapkan Ruang Iktikaf di Atap Masjid Nabawi Sambut Ramadan