kata Agusliayana ketika dikonfirmasi mengenai kejadian tersebut.
Ia melanjutkan, persoalan saluran air menjadi titik krusial. Di beberapa lokasi, saluran itu bahkan tidak ada sama sekali. Di tempat lain, fungsinya sudah tidak optimal. Akibatnya, air hujan yang tak tertampung itu pun meluap begitu saja ke jalan dan pekarangan rumah penduduk.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang pun tak tinggal diam. Mereka mengimbau masyarakat untuk tidak lengah. Cuaca masih bisa berubah-ubah, dan potensi hujan lebat masih mengintai dalam beberapa hari ke depan. Kesiapsiagaan, kata mereka, adalah kunci utama.
Artikel Terkait
Sekretaris Kabinet Benarkan Rencana Kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia
Rem Truk Pasir Diduga Blong, Tabrak Truk Tronton di Sukoharjo
Pria Tewas Ditikam Orang Tak Dikenal di Lubuklinggau
Pemerintah Klaim Selamatkan Rp31,3 Triliun untuk Perbaikan Sekolah