Kabar baik akhirnya datang pada Selasa (30/12). Himawan berhasil ditemukan oleh tim penyelamat. Dia langsung dievakuasi ke basecamp dan kini sudah bersama keluarganya. Namun, kelegaan itu tidak lengkap.
"Satu yang selamat sudah bersama keluarganya di basecamp. Yang masih hilang, yang turun mencari pertolongan, atas nama Syafiq Ridhan,"
ungkap Bergas. Pencarian untuk Syafiq masih terus digenjot.
Di sisi lain, Kepala BPBD Pemalang Andri Adi memberikan konteks lain. Kedua remaja ini ternyata pendaki pemula. Mereka mungkin mengira pendakian tektok adalah hal yang mudah, tapi Slamet punya cerita lain.
"Jadi keduanya memang pendaki pemula, mereka maunya tektok atau tidak menginap. Tapi akhirnya terpisah dan alhamdulillah satu orang sudah ditemukan. Untuk survivor masih dilakukan pencarian bersama tim relawan gabungan,"
kata Andri.
Ia menambahkan, koordinasi telah dilakukan dengan berbagai pihak, termasuk basecamp pendakian lain di Slamet. Jejak Syafiq masih menjadi misteri. Operasi pencarian berlanjut, dihantui waktu dan cuaca gunung yang tak pernah bisa ditebak.
Artikel Terkait
Mahfud MD Sebut Penyiraman Aktivis Andrie Yunus sebagai Operasi Intelijen
Republik Ceko Lolos ke Piala Dunia Usai Kalahkan Denmark Lewat Adu Penalti
Pemerintah Terapkan WFH Sehari Seminggu bagi ASN, Berlaku Setiap Jumat
Indonesia Kuasai 60% Pasar Sawit Global, tapi Harga Masih Ditentukan Luar Negeri