Dua Jalur Bantuan Kemanusiaan Dikerahkan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

- Rabu, 03 Desember 2025 | 16:40 WIB
Dua Jalur Bantuan Kemanusiaan Dikerahkan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

Upaya menembus wilayah terdampak banjir di Aceh Tamiang terus digenjot. Kali ini, Kementerian Sosial bergerak di bawah koordinasi BNPB, mengerahkan dua jalur sekaligus: udara dan darat. Tujuannya satu, memastikan bantuan kemanusiaan sampai ke tangan penyintas secepat mungkin.

Di lapangan, kerja sama berbagai pihak terlihat jelas. Unsur BNPB, Basarnas, TNI, Polri, hingga relawan bahu-membahu tanpa kenal lelah menangani keadaan darurat ini.

Untuk jalur udara, personel Kemenos langsung turun tangan mengawal pengiriman via helikopter. Sementara itu, konvoi darat tak kalah penting. Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, memimpin langsung perjalanan yang mengangkut logistik-logistik krusial bagi masyarakat.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, membeberkan alasan di balik strategi dua jalur ini.

"Jalur darat dan udara ditempuh secara simultan agar bantuan dapat lebih cepat menjangkau masyarakat Aceh Tamiang," jelas Gus Ipul dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/12/2025).

Rencana awal sebenarnya mau lewat laut juga. Tapi, begitu jalur darat dinyatakan bisa dilalui, keputusan pun diambil. Kemenos memilih memaksimalkan distribusi lewat darat. Pertimbangannya sederhana: lebih efektif dari segi waktu.

Bantuan yang dikirim sendiri cukup beragam, mencakup kebutuhan paling mendasar. Mulai dari beras, pakaian, hingga family kit dan kidswear. Juga ada selimut, kasur, genset, tenda, kompor, plus berbagai perlengkapan penting lain.

Kabarnya, bantuan dari kedua jalur itu kini sudah tiba di Aceh Tamiang. Proses distribusi ke warga pun segera dilakukan dengan koordinasi intensif bersama BNPB.

Kalau dirinci, bantuan jalur darat isinya banyak banget, mencapai 106 jenis. Di dalamnya ada beras, aneka kebutuhan pokok, sandang anak, kasur, selimut, sampai genset dan kompor. Makanan cepat saji juga tak terlupakan.

Sedangkan yang lewat udara, meski jenisnya lebih sedikit sekitar 10 macam, tetap menyasar kebutuhan mendesak. Isinya antara lain makanan siap saji, lauk pauk instan, pakaian untuk anak dan dewasa, family kit, selimut, mie instan, serta tentu saja beras.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar