✍🏻 Suhair Nafal (Warga AS keturunan Palestina)
Sudah dua tahun ini, survei demi survei menempatkan Israel di posisi terbawah opini publik global. Bukan sekadar opini, tapi data yang tercatat. Negara itu kini dianggap sebagai salah satu yang paling dibenci di dunia.
Namun begitu, Amerika Serikat justru menggelar karpet merah.
Benjamin Netanyahu, yang namanya dikaitkan dengan surat perintah penangkapan dari Mahkamah Internasional, tetap disambut bak bangsawan. Beberapa kali dalam setahun ia dijamu. Saat ini, misalnya, ia sedang berada di Mar-a-Lago.
Orang yang sama ini pernah disambut di Gedung Putih tempat yang mestinya melambangkan martabat. Sayangnya, pada satu momen, tempat itu malah jadi latar belakang untuk pakaian kotornya. Sungguh ironis.
Artikel Terkait
Polres Bone Amankan 500 Gram Sabu dan Tersangka dalam Operasi Undercover
FAO Catat Kenaikan Harga Pangan Global Kedua Kalinya Berturut-turut
Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Perairan Mentawai, Belum Ada Laporan Kerusakan
PSM Makassar Ditahan Imbang Persis Solo 1-1 di BRI Liga 1