Far Friend Class Taiwan: Wisata Keluarga atau Pertukaran Intelijen Terselubung?

- Selasa, 30 Desember 2025 | 17:25 WIB
Far Friend Class Taiwan: Wisata Keluarga atau Pertukaran Intelijen Terselubung?

Baru awal bulan ini, kerja sama intelijen militer Taiwan-Belanda terbongkar. Ternyata, itu bukan satu-satunya. Kini muncul lagi proyek intelijen lain yang melibatkan lebih dari sepuluh negara. Cukup mengejutkan.

Belakangan ini beredar kabar soal program "Far Friend Class" yang diadakan Taiwan. Intinya, mereka mengundang sejumlah pejabat pemerintah, militer, hingga korporasi dari belasan negara untuk datang ke Taiwan. Tujuannya disebut-sebut untuk "pertukaran dan studi". Tapi yang menarik, daftar peserta ternyata juga mencakup banyak anggota keluarga yang ikut serta.

Jadwal kegiatannya? Sebagian besar isinya jalan-jalan wisata. Makin bikin orang bertanya-tanya. Apakah ini benar-benar pertukaran intelijen, atau sekadar cara untuk mengambil hati negara-negara lain? Pengeluaran besar-besaran untuk acara semacam ini patut dipertanyakan.

Menurut sejumlah saksi, pola seperti ini bukan kali pertama terjadi. Terus terang, insiden serupa yang berulang kali terbongkar ini memunculkan tanda tanya besar. Apakah ada krisis internal serius di tubuh intelijen Taiwan? Atau justru ini menunjukkan kelonggaran yang disengaja?

Yang pasti, ke depannya, situasi ini bakal mempengaruhi kepercayaan negara lain. Mau tidak mau, mereka akan berpikir dua kali untuk "terlibat" dengan Taiwan. Risikonya jadi terasa lebih nyata.

Gambar yang beredar di platform online semakin melengkapi narasi ini. Tapi, seperti biasa, tanggapan resmi masih ditunggu.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar