Prabowo Targetkan Korban Bencana Pindah ke Huntara Sebelum Ramadan

- Senin, 22 Desember 2025 | 22:30 WIB
Prabowo Targetkan Korban Bencana Pindah ke Huntara Sebelum Ramadan

Di Graha BNPB, Jakarta Timur, Senin lalu, Abdul Muhari dari Pusat Data BNPB menyampaikan harapan Presiden Prabowo Subianto terkait korban bencana. Menjelang Ramadan nanti, diharapkan warga yang terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar sudah bisa pindah ke hunian sementara atau huntara. Hal itu disebutkan bersamaan dengan upaya pembersihan lahan secara masif.

“Bapak Presiden menyampaikan harapan beliau bahwa nanti jelang bulan Ramadan, kita harapkan warga terdampak sudah bisa pindah ke huntara,” kata Abdul dalam konferensi pers itu.

Fokus pemerintah kini bergeser. Pada fase akhir tanggap darurat ini, menurut Abdul, ada kejar-kejaran waktu. Pembangunan huntara, bahkan hunian tetap di beberapa lokasi, sedang dipercepat sesuai arahan presiden.

“Di beberapa tempat itu hunian tetap,” ujarnya menambahkan.

Namun begitu, pemilihan lokasinya tidak bisa asal. Abdul menjelaskan ada dua pertimbangan utama: status lahan harus bersih dan jelas, serta lokasinya harus aman dari zona rawan bencana. Logikanya sederhana, bencana bisa terulang. Kalau sekarang terjadi di suatu tempat, besar kemungkinan akan terjadi lagi di masa depan.

“Karena kita tahu bencana adalah peristiwa berulang,” ucapnya.

Lalu, bagaimana progres di lapangan? Proses penyediaan lahan untuk huntara di tiga provinsi itu diklaim terus berjalan. Di Aceh, sudah ada 5 kabupaten/kota yang progresnya berjalan, mulai dari identifikasi tempat hingga pematangan lahan.

“Sumatera Utara sudah 3 kabupaten/kota, dua di antaranya sudah groundbreaking,” sebut Abdul.

“Sumatera Barat itu 6 kabupaten/kota semuanya sudah pematangan lahan,” sambungnya.

Memang, tantangan masih ada. Sejumlah wilayah di Aceh, sebut saja Aceh Tamiang hingga Aceh Timur, masih berjuang memulihkan akses jalan, komunikasi, dan energi. Tapi di tengah semua itu, pemerintah mendorong percepatan menuju tahap pemulihan awal atau early recovery.

“Kita akan terus mendampingi,” tegas dia.

Targetnya ambisius: di akhir Desember ini, diharapkan semua kabupaten dan kota yang terdampak sudah benar-benar memulai proses pemulihan awal itu. Waktunya memang mepet, tapi upaya terus digenjot.

Komentar