Gedung Kementerian Kebudayaan di Jakarta ramai oleh aroma tempe goreng dan hiruk-pikuk festival. Tapi di tengah keriuhan itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon justru bicara soal bencana. Ia mengungkapkan, pemerintah telah menyiapkan dana sekitar Rp 11 sampai 12 miliar. Anggaran ini khusus untuk tahap awal penanganan cagar budaya yang porak-poranda diterjang banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
"Yang jelas, dari efisiensi anggaran kita siapkan dulu 11-12 miliar untuk pembersihan awal," kata Fadli.
Ia menambahkan, "Soalnya yang terdampak banyak sekali. Ini baru langkah pertama."
Menurut rencana, aksi nyata di lapangan akan dimulai pekan depan. Fadli menekankan, proses pemulihan ini nantinya akan melibatkan masyarakat lewat gotong royong. Prioritas utama tetap keselamatan warga, tapi warisan budaya juga tak boleh dilupakan.
"Kita sudah siap. Akan bergerak minggu depan. Tentu dengan bergotong royong bersama warga setempat," ucapnya.
"Kita paham, prioritas kan masyarakatnya dulu. Makanya saat bencana terjadi, yang kita kerjakan pertama adalah mitigasi darurat."
Artikel Terkait
Tanjung Pallette Ramai Pengunjung Saat Libur Lebaran, Namun Angka Turun Dibanding Tahun Lalu
Pemerintah Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil Jelang Lebaran
Pemerintah Proyeksikan Mudik Lebaran 2026 sebagai Penggerak Ekonomi Nasional
Veda Ega Pratama Raih Podium Moto3 Brazil Usai Strategi Cerdas di Balik Bendera Merah