“Hati-hati dengan itu,” jelasnya. “Sebagai Muslim, kita punya prinsip bahwa hanya Islam yang diridhai Allah.”
Lantas, bagaimana sikap yang tepat?
“Kita sudah biasa bertoleransi dalam muamalah, dalam urusan sosial sehari-hari,” tambah Kiai Chaerul. “Akan tetapi, dalam soal akidah, kita tidak boleh ikut-ikutan. Silahkan mereka merayakan agamanya dengan tenang. Prinsipnya, jangan sampai saling mengganggu.”
Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa umat Islam telah memiliki pedoman jelas. Prinsip “lakum dinukum waliadin” – untukmu agamamu, untukku agamaku – menjadi pegangan.
“Itulah prinsip yang diajarkan Rasulullah dalam bersikap kepada pemeluk agama lain,” tandasnya menutup penjelasan.
Artikel Terkait
Video Keributan di Tempat Biliar Seret Nama Finalis Puteri Indonesia 2024
Pemprov Kaltim Pastikan Dana Mobil Dinas Rp8,5 Miliar Dikembalikan
PSSI Umumkan 24 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series, Klok dan Egy Tak Masuk
Kakak Ipar Ancam Pakai Parang, Korban Tewas Jatuh Saat Kabur di Makassar