Jimmy Kimmel Sindir Prabowo Subianto: Momen Minta Ketemu Eric Trump Jadi Bahan Lawakan
Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, kembali menjadi sorotan internasional. Kali ini, bukan karena kebijakan politiknya, tetapi karena menjadi bahan lelucon dalam acara komedi populer Jimmy Kimmel Live! di Amerika Serikat.
Video Viral Prabowo dan Trump di Mesir Jadi Bahan Candaan
Dalam episode yang tayang di YouTube pada Selasa, 14 Oktober 2025, pembawa acara Jimmy Kimmel membahas video viral yang menampilkan pertemuan Prabowo dengan mantan Presiden AS, Donald Trump, di Mesir. Dalam cuplikan video tersebut, Prabowo Subianto terdengar meminta izin untuk dapat bertemu dengan anak Trump, yaitu Eric Trump.
"Ini situasi yang menegangkan dari upacara gencatan senjata di Mesir kemarin. Dengar saat Presiden Indonesia meminta Trump untuk bertemu anaknya. Ini pertama kalinya ada yang meminta bertemu Eric," ujar Jimmy Kimmel sambil tertawa, disambut gelak tawa penonton di studio.
Komentar Satir Jimmy Kimmel Soal Eric Trump
Kimmel kemudian melanjutkan dengan gaya khasnya yang satir, "Dia anak baik, anak baik. Dia 41 tahun. Maksud saya, orang ini sangat butuh sesuatu, Eric pasti senang. Maksud saya, dari semua anak Trump, presiden Indonesia ingin bertemu dia."
Candaan tidak berhenti di situ. Kimmel juga menyinggung buku baru Eric Trump berjudul "Under Siege" yang memiliki kata pengantar dari Donald Trump. "Dan mari kita perjelas. Beberapa dari kalian mungkin berpikir Eric itu semacam nepobaby yang sudah menyerahkan segalanya di atas piring perak dan bahkan tak akan menulis buku jika ayahnya bukan presiden, tapi itu salah," kata Kimmel, yang kembali memicu tawa penonton.
Viral di Media Sosial dan Tanggapan Netizen Indonesia
Potongan video lawakan Jimmy Kimmel ini dengan cepat menjadi viral dan ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial, termasuk oleh netizen Indonesia. Banyak pengguna internet yang menyoroti cara Kimmel mengubah momen diplomatik yang serius menjadi materi lelucon yang tajam namun menghibur.
Tanggapan Resmi Pemerintah Indonesia
Merespon sorotan tersebut, Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, memberikan tanggapan yang santai. Ia menegaskan bahwa pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Donald Trump di Mesir adalah hal yang wajar dalam sebuah forum internasional.
"Biasa saja, Pak Presiden bicara dengan kepala negara lain, berdua-berdua itu lumrah. Hubungan Presiden dengan Trump memang cukup dekat," jelas Sugiono di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada 14 Oktober 2025.
Meski demikian, Menlu Sugiono tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai isi pembicaraan antara kedua tokoh tersebut. Ia hanya menduga bahwa topik yang dibahas berkisar pada hubungan bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat serta isu-isu internasional yang sedang hangat.
Kejadian ini menunjukkan bahwa figur Prabowo Subianto tidak hanya menjadi perhatian di kancah politik regional, tetapi juga telah menarik perhatian media hiburan global, menandakan semakin meluasnya pengaruhnya di panggung dunia.
Artikel Terkait
Kapal Kargo Tabrak Perahu Nelayan di Perairan Kalianda, Satu Orang Hilang
Aston Villa Wajib Menang di Kandang demi Balas Defisit atas Nottingham Forest di Semifinal Liga Europa
Korban Curanmor Diteriaki Begal saat Minta Tolong, Pelaku Mengaku Polisi
Freiburg vs Braga: Duel Sengit Perebutan Tiket Final Europa League di Europa-Park Stadion