Di luar Polda Metro Jaya, suasana masih ramai. Rustam Effendi sosok yang juga tercatat sebagai tersangka dalam kasus ijazah Presiden Jokowi baru saja keluar dari ruang gelar perkara khusus. Acara itu digelar Senin, 15 Desember 2025. Wajahnya tampak lelah, tapi matanya masih tajam.
Menurutnya, momen paling krusial terjadi ketika pihak kepolisian akhirnya memperlihatkan dokumen ijazah yang selama ini jadi perdebatan. Rustam mengaku hanya bisa melihat dari jarak sekitar satu meter. Bukan dokumen lengkap yang ia periksa, melainkan sebuah foto di dalam ijazah itu.
“Yah, fotonya, foto yang kemarin,” ujarnya, suaranya terdengar datar namun penuh keyakinan.
Lalu, dengan nada lebih tinggi, ia menirukan perkataannya kepada penyidik: “Artinya saya bilang ke polisi, ‘Pak polisi, ini mah palsu. Itu bukan foto Jokowi, lihat saja mulutnya, kacamatanya.’”
Artikel Terkait
KPK Gelar Ops Tangkap Tangan di Jakarta dan Banjarmasin, Status Tersangka Masih Dirahasiakan
Peta Jalan AI Indonesia 2026-2029 Resmi Dikebut, Dukung Program Makan Bergizi Gratis hingga Perangi Hoaks
Kritik Khozinudin ke MUI: Dukung Dewan Perdamaian Trump, Legitimasi Kezaliman Israel?
Pramono Anung Larang Atap Seng untuk Rumah Baru di Jakarta