Enam Polwan Pimpin Kapolres, Polri Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

- Sabtu, 20 Desember 2025 | 11:15 WIB
Enam Polwan Pimpin Kapolres, Polri Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali merombak susunan jajaran. Kali ini, mutasi dan promosi jabatan menyasar sejumlah perwira tinggi dan menengah Polri. Surat telegram tertanggal 15 Desember 2025 itu memuat beberapa kejutan, salah satunya: enam polisi wanita atau polwan dipromosikan menduduki kursi Kapolres.

Enam polwan tersebut akan memimpin Polres Karimun, Majalengka, Batang, Tebing Tinggi, Purbalingga, dan Samosir. Ini jelas sebuah langkah signifikan.

Menurut Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, mutasi ini bukan sekadar rotasi biasa. Ada komitmen konkret di baliknya.

“Penguatan struktur Direktorat PPA dan PPO di sejumlah Polda menjadi komitmen Polri dalam meningkatkan pelayanan dan perlindungan terhadap perempuan, anak, serta kelompok rentan,” ujarnya pada Sabtu (20/12/2025).

“Penempatan Polwan pada jabatan tersebut diharapkan mampu menghadirkan pendekatan yang lebih humanis dan responsif,” lanjut Trunoyudo.

Nah, selain enam Kapolres tadi, promosi juga diberikan kepada 17 polwan lain yang naik pangkat menjadi Komisaris Besar. Mayoritas dari mereka akan mengisi pos-pos strategis sebagai Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dirres PPA dan PPO).

Daerah penugasannya tersebar luas. Mulai dari Polda Metro Jaya, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur. Lalu merambah ke Sumatera Utara, Sumatera Selatan, dan bahkan sejumlah wilayah di Indonesia Timur.

Kalau dilihat lebih luas, mutasi Desember ini ternyata cukup besar skalanya. Tak cuma soal promosi polwan, rotasi ini juga mencakup 50 personel Pati dan Pamen dalam kategori khusus. Ada pula 79 personel yang diberangkatkan untuk menempuh pendidikan, dan 11 orang lainnya yang memasuki masa pensiun.

Trunoyudo menutup penjelasannya dengan harapan. “Melalui mutasi ini, Polri berharap kinerja organisasi semakin solid, adaptif, dan mampu memberikan perlindungan serta pelayanan terbaik bagi seluruh lapisan masyarakat.”

Jadi, inilah upaya terbaru institusi baju cokelat untuk terus berbenah. Menyesuaikan diri dengan tuntutan zaman, sekaligus mencoba menjawab harapan publik akan pelayanan yang lebih baik.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar