Operasi tangkap tangan KPK di Kalimantan Selatan kembali berbuah hasil. Kali ini, dua orang jaksa dari Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara diamankan dalam sebuah operasi yang digelar Jumat pagi. Mereka diduga kuat terlibat dalam kasus pemerasan.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi kedatangan mereka di Gedung Merah Putih.
“Pagi ini para pihak yang diamankan dalam kegiatan penangkapan di wilayah Kalimantan Selatan tiba di gedung Merah Putih KPK, di antaranya yaitu 2 orang dari Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara,”
Begitu kata Budi, Jumat (19/12).
Yang menarik, operasi ini tak hanya menahan orang. Tim penyidik juga berhasil menyita barang bukti yang cukup mencengangkan: uang tunai yang jumlahnya mencapai ratusan juta rupiah. Uang sebesar itu tentu menguatkan dugaan adanya transaksi tak wajar.
“Selain itu, tim juga mengamankan barang bukti sejumlah uang tunai ratusan juta rupiah,”
tambah Budi.
Nah, sekarang prosesnya masuk ke tahap pemeriksaan intensif. KPK masih mendalami motif dan alur perkara ini. Menurut penjelasan juru bicara, titik awal penyelidikan mengarah pada tindak pemerasan. Namun begitu, semua masih perlu dikonfirmasi lewat proses hukum yang ketat.
Secara keseluruhan, ada enam orang yang diamankan dalam OTT tersebut. Selain kedua jaksa, beberapa pihak dari kalangan swasta juga turut diamankan. Mereka semua kini berada dalam pengawasan KPK.
Lalu, apa langkah selanjutnya? KPK punya waktu satu kali 24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum keenam orang itu. Akan dijadikan tersangka atau dibebaskan, itu yang sedang diperhitungkan dengan cermat.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada pernyataan atau pembelaan dari para pihak yang diamankan. Ruang pemeriksaan di Gedung Merah Putih masih menjadi tempat segala pertanyaan dicari jawabannya.
Artikel Terkait
BNPB: Ribuan Jiwa Terdampak Banjir dan Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Indonesia
PSG Kalahkan Arsenal Lewat Adu Penalti, Pertahankan Gelar Liga Champions
Final Liga Champions 2025/2026: PSG vs Arsenal Berujung Adu Penalti setelah 120 Menit Imbang 1-1
Perempuan Indramayu Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan Pulang Setelah Lima Bulan Alami Kekerasan di China