Selama kunjungannya, Prabowo memang blusukan ke sejumlah titik krusial. Dari Agam sampai ke Lembah Anai, ia melihat sendiri parahnya kerusakan infrastruktur. Salah satu fokusnya adalah progres perbaikan jalan nasional yang terputus.
"Proses pengerjaannya sedang kita kebut," tegas Prasetyo. Alasannya sederhana namun mendesak: akses jalan yang lancar adalah syarat mutlak untuk pemulihan. Tanpa itu, segalanya akan berjalan jauh lebih lambat.
Ia mengakui, pekerjaan yang dihadapi tidak seragam. Setiap lokasi punya masalahnya sendiri. Ada yang rusak jalannya, ada yang jembatannya hanyut. Tapi komitmennya satu.
"Jadi kita bekerja secepat-cepatnya," tutupnya. Upaya perbaikan, meski bertahap, harus dilakukan dengan kecepatan dan ketepatan maksimal. Itu janjinya.
Artikel Terkait
Gus Yaqut Kembali Ditahan KPK Usai Sempat Dapat Izin Tahanan Rumah
KPK Kembalikan Yaqut Cholil Qoumas ke Rutan Usai Tahanan Rumah
Harga Jual Emas Antam Stagnan, Harga Buyback Anjlok Rp80.000 per Gram
Petugas Sampah dari Parangloe: Kisah Ironi di Balik Pembangunan