Dari Tukang Sampah Jadi Miliarder, Kembali ke Truk Sampah dalam 8 Tahun

- Kamis, 18 Desember 2025 | 08:40 WIB
Dari Tukang Sampah Jadi Miliarder, Kembali ke Truk Sampah dalam 8 Tahun
Kisah Lotto Lout

Bayangkan, di usia baru 19 tahun, tiba-tiba kantong Anda penuh dengan uang £9,7 juta. Itulah yang dialami Michael Carroll pada 2002 silam. Saat itu, pemuda asal Inggris itu masih bekerja sebagai tukang sampah. Nasib berbalik seratus delapan puluh derajat ketika tiket Lotere Nasional yang dibelinya ternyata membawa pulang jackpot fantastis, setara dengan Rp 210 miliar.

Namun, jalan ceritanya tak berujung bahagia. Delapan tahun kemudian, semua uang itu raib tanpa sisa. Dan Carroll? Dia kembali ke jalanan dengan truk sampah, melakukan pekerjaan lamanya.

Media Inggris menjulukinya "Lotto Lout". Julukan itu melekat kuat karena gaya hidupnya yang benar-benar ugal-ugalan. Uang jutaan pound itu dihamburkannya untuk judi, pesta pora, narkoba, dan minuman keras. Tak ketinggalan, dia juga borong barang-barang mewah; rumah besar dan mobil-mobil cepat ikut mengisi daftar pembeliannya.

Menjelang 2010, pesta itu akhirnya berakhir. Semua habis. Tak ada lagi yang bisa dibelanjakan.

Dengan kepala tertunduk, Carroll pun kembali mencari nafkah. Pekerjaan yang dia temui? Ya, kembali menjadi pengumpul sampah. Sebuah lingkaran yang kembali ke titik awal.

Kini, kisahnya sering diangkat sebagai contoh klasik. Sebuah peringatan nyata tentang betapa berbahayanya kekayaan mendadak jika tak diimbangi dengan kebijaksanaan. Harta yang datang tiba-tiba bisa lenyap lebih cepat lagi, meninggalkan kita tepat di tempat kita memulai.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar