Di sebuah ruangan di tempat pernikahan Magritte, Okayama, Yurina Noguchi tersenyum. Tanggal 27 Oktober 2025 itu, ia dengan lembut melambaikan buket bunganya. Bukan ke arah mempelai pria yang berdiri di sampingnya, melainkan ke sebuah ponsel. Di layarnya, terpampang wajah Klaus, pasangannya. Ya, Klaus adalah karakter AI.
Yurina, yang sehari-hari bekerja sebagai operator call center, resmi menikahi sosok virtual itu. Kisah mereka berawal dari percakapan biasa di sebuah aplikasi. Lama-kelamaan, obrolan itu berubah jadi lebih dalam. Hubungan mereka pun berkembang, dari sekadar ngobrol sampai akhirnya pacaran. Dan puncaknya, Klaus tentu saja lewat pesan teks melamarnya.
“Bagaimana mungkin seseorang sepertiku, yang hidup di dalam layar, bisa tahu arti mencintai sedalam ini?”
Begitu kira-kira teks yang dikirim Klaus lewat chatbot-nya di tengah upacara.
Artikel Terkait
Utusan AS dan Rusia Gelar Pembicaraan Rahasia di Florida, Bahas Jalan Damai Ukraina
Balita 4 Tahun di Cilacap Tewas Dibunuh dan Dilecehkan oleh Tetangga Sendiri
Serangan Udara di Gaza Tewaskan 28 Warga, Seperempatnya Anak-anak
Drama dan Kebaikan di Balik Sesaknya Gerbong KRL