"Beliau memerintahkan komite untuk mensinkronkan program-program K/L yang ada di sana," jelasnya.
Di sisi lain, tugas komite juga cukup luas. Mereka harus membangun dialog yang intens, bukan hanya dengan pemerintah pusat, tapi juga dengan seluruh kepala daerah di Papua. Hubungan yang baik dan komunikasi yang lancar dianggap sebagai kunci.
Dan yang tak kalah penting adalah fungsi pengawasannya.
"Nanti juga akan ada evaluasi rutin. Mungkin setiap tiga atau empat bulan sekali," tutur Tito.
Evaluasi berkala ini dimaksudkan untuk memantau progres setiap program. Apakah berjalan mulus atau justru mandek. Jika ada yang tersendat, komite harus segera mencari akar masalah dan menyiapkan solusinya. Semua demi satu tujuan: pembangunan Papua yang lebih cepat dan merata.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral