Seekor sapi peliharaan menjadi penyebab tewasnya seorang kakek di Pacitan. Korban, Tukiyat (69), warga Dusun Ngrampal, Desa Worawari, meninggal dunia setelah diserang hewan ternaknya sendiri di rumah.
Menurut Aiptu Thomas Alim Suheny, Kasi Humas Polres Pacitan, kejadian nahas itu berlangsung Senin lalu, tepatnya sekitar pukul sepuluh pagi.
"Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia akibat diseruduk sapi milik korban yang terjadi di rumah korban," jelas Thomas, Selasa (16/12).
Suasana pagi yang biasanya tenang itu langsung berubah kacau. Begitu mendengar keributan, dua tetangga bergegas menghampiri. Mereka pun segera mengevakuasi Tukiyat ke rumah saudaranya yang letaknya tak jauh dari lokasi kejadian. Sayangnya, upaya itu sia-sia. Nyawa sang kakek tak bisa diselamatkan.
Dari hasil pemeriksaan sementara, lukanya cukup parah. "Ditemukan luka di kepala bagian belakang, hidung mengeluarkan darah, telinga kanan kiri hematum, patah tulang rusuk kanan, dan lengan kiri patah," ucap Thomas merinci kondisi korban berdasarkan pemeriksaan petugas puskesmas setempat.
Kini, suasana sudah mereda. Keluarga korban, meski berduka, memilih untuk ikhlas. Mereka tidak menuntut penyelidikan lebih lanjut dari kepolisian.
"Pihak keluarga menerima dan tidak menuntut proses penyelidikan oleh pihak kepolisian, sapi sudah dalam keadaan tenang dan terkendali," tambahnya menutup penjelasan.
Artikel Terkait
Rayo Vallecano Pastikan Tiket Final UEFA Conference League 2026 Usai Kalahkan Strasbourg
João Félix Cetak Hattrick, Al Nassr Kalahkan Al Shabab 4-2
Kemenag Pastikan Pendidikan 252 Santri Ponpes di Pati Tetap Berlanjut Pasca Penutupan Akibat Kasus Pencabulan
Kapal Kargo Tabrak Perahu Nelayan di Perairan Kalianda, Satu Orang Hilang