BRI Life Bayar Klaim Rp1,17 Triliun di Kuartal I-2026, Rasio Klaim Jauh di Bawah Rata-Rata Industri

- Jumat, 08 Mei 2026 | 07:45 WIB
BRI Life Bayar Klaim Rp1,17 Triliun di Kuartal I-2026, Rasio Klaim Jauh di Bawah Rata-Rata Industri

PT Asuransi Jiwa BRI Life membukukan total pembayaran klaim dan manfaat senilai Rp1,17 triliun sepanjang kuartal pertama tahun 2026. Realisasi tersebut menurun 2,4 persen secara tahunan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,20 triliun.

Direktur Operasional BRI Life Andrew Bain menyatakan bahwa penurunan nilai klaim dan manfaat ini justru menjadi indikator positif bagi kesehatan bisnis perusahaan. Menurutnya, pencapaian tersebut mencerminkan keberhasilan manajemen dalam menerapkan seleksi risiko yang lebih ketat dan efektif, serta menjaga kualitas portofolio nasabah yang lebih sehat sepanjang periode berjalan.

"Kami terus memperkuat tata kelola risiko dan seleksi portofolio agar pembayaran klaim tetap optimal tanpa mengorbankan pelayanan. Rasio klaim dan manfaat di kuartal I tahun 2026 yang terjaga dan lebih rendah dibandingkan industri asuransi jiwa Indonesia adalah cerminan kesehatan portofolio dan kepercayaan nasabah," papar Andrew dalam keterangan tertulis, Jumat, 8 Mei 2026.

Andrew menambahkan, penurunan klaim secara tahunan sebesar 2,4 persen tidak terlepas dari strategi underwriting yang disiplin serta pengelolaan portofolio yang selektif. "Kami ingin memastikan setiap premi yang dibayar nasabah kembali dalam bentuk proteksi yang tepat guna," ujarnya.

Salah satu kekuatan bisnis BRI Life, menurut Andrew, terletak pada kapabilitas perusahaan dalam memastikan pembayaran klaim dan manfaat kepada nasabah. Oleh karena itu, perseroan akan terus berfokus pada perlindungan nasabah melalui produk yang relevan serta proses klaim yang cepat, transparan, dan sesuai ketentuan.

Sementara itu, capaian positif dari sisi klaim dan manfaat ini semakin diperkuat oleh rasio klaim dan manfaat BRI Life yang berada jauh di bawah rata-rata industri asuransi jiwa. Pada kuartal I-2026, rasio klaim industri tercatat sebesar 78,2 persen, sedangkan BRI Life berhasil menekan rasionya di level 48,9 persen.

Angka tersebut menunjukkan efisiensi operasional dan komitmen BRI Life dalam menjaga keberlanjutan manfaat bagi nasabah. Selain itu, pencapaian ini juga membuktikan bahwa perusahaan memiliki tingkat ketahanan finansial yang sangat kuat dalam menghadapi dinamika pasar.

Ke depan, BRI Life berkomitmen untuk terus memberikan perlindungan optimal kepada nasabah dengan tetap menjaga kesehatan keuangan perusahaan. Perseroan akan memperkuat tata kelola risiko dan meningkatkan kualitas layanan klaim guna memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh pemegang polis.

"Pencapaian ini adalah hasil dari komitmen kami untuk memberikan perlindungan maksimal kepada nasabah, serta tetap menjaga keberlanjutan bisnis. Dengan rasio klaim dan manfaat yang jauh di bawah rata-rata industri, BRI Life membuktikan diri sebagai mitra proteksi yang tepercaya dan memiliki pengelolaan keuangan yang sangat sehat," tegas Andrew.

Sebagai informasi, Asuransi BRI Life merupakan salah satu anak perusahaan BRI Group. Saat ini, kepemilikan saham mayoritas dimiliki oleh PT Bank Rakyat Indonesia Tbk sebesar 51 persen. FWD Management Holdings Limited bertindak sebagai mitra strategis dengan kepemilikan 43,96 persen, dan sisanya sebesar 5,04 persen dimiliki oleh Yayasan Kesejahteraan Pekerja (YKP) BRI.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar