Kobaran api terlihat jelas dari kejauhan, menempel di puncak Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta. Asap tebal membubung tinggi ke langit malam, mengubah suasana Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, yang biasanya ramai menjadi mencekam pada Jumat (7/8) malam.
Kebakaran ini terjadi di lantai 11 hingga 16 gedung. Sebanyak 40 mobil pemadam kebakaran dan 200 personel dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah. Tiga unit bronto skylift diterjunkan untuk menjangkau bagian atas gedung yang terbakar. Proses pemadaman berlangsung berjam-jam, dan api baru berhasil dikendalikan pada Sabtu (8/8) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, dilanjutkan dengan pendinginan.
Empat Sisi Gedung
Gedung yang menjulang tinggi itu terlihat jelas dari empat sisi. Sisi pertama, yang menghadap ke depan SPBU, tampak paling parah. Bagian atas gedung gosong, menyisakan rangka besi yang panas. Petugas berjibaku memadamkan api dari sisi ini menggunakan bronto skylift.
Sisi kedua, di sebelah kiri gedung, juga mengalami kerusakan parah. Jendela-jendela sudah tidak berbentuk, dan petugas kembali mengerahkan bronto skylift untuk memadamkan api di bagian ini.
Pemandangan serupa terlihat di sisi ketiga. Api membakar tembok-tembok tanpa pandang bulu, meninggalkan bekas hitam yang panjang di sepanjang gedung. Sementara itu, sisi keempat relatif aman. Tidak ada bekas api yang terlihat, berbeda dengan tiga sisi lainnya.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran belum diketahui. Belum ada laporan mengenai korban jiwa, namun petugas Damkar sempat mengevakuasi seorang pekerja yang berada di lantai 15. Pekerja tersebut telah dilarikan ke rumah sakit.
Artikel Terkait
Jalan Abdul Muis Ditutup Usai Kebakaran di Gedung Bapenda DKI
Kebakaran Gedung Bapenda DKI Berhasil Dipadamkan, Petugas Sisir Lantai demi Lantai
Puslabfor Terjun ke Lokasi Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Usut Titik Awal Api
Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta, Damkar Kerahkan 180 Personel dan 30 Mobil