Australia diguncang sebuah peristiwa tragis baru-baru ini. Di tengah perayaan hari besar umat Yahudi, seorang teroris membuka tembakan. Pelakunya, yang kebetulan beragama Islam, menargetkan orang-orang yang sedang bersukacita itu.
Namun begitu, di tengah kekacauan dan kepanikan, muncul sebuah aksi heroik. Seorang muslim lain yang kebetulan berada di lokasi segera bertindak. Tanpa ragu, dia berusaha menggagalkan aksi teror itu. Sayangnya, upaya pemberaniannya berakhir dengan luka-luka yang dideritanya sendiri.
Aksi penembakan itu akhirnya berhenti. Si teroris tewas di tempat kejadian.
Lalu, bagaimana respons komunitas muslim setempat? Mereka mengambil sikap yang sangat tegas. Komunitas muslim Australia menolak untuk mengurus atau memakamkan jenazah si pelaku. Mereka secara jelas memisahkan diri dari tindakan keji itu, menunjukkan bahwa terorisme tidak mewakili ajaran atau nilai-nilai mereka.
Artikel Terkait
KPK Cabut Status Tahanan Rumah, Yaqut Kembali ke Rutan
Ambulans Terjebak Macet Parah di Jalur Cibadak Akibat Motor Ngeblong
Tudingan Jual Beli SK Kepengurusan Rp5 Miliar Guncang KNPI Sulsel
Foto Viral Pengisian Jerigen Solar Subsidi di SPBU Sinjai Picut Kecaman Warga