Iran dengan tegas membantah klaim soal adanya dialog dengan pemerintahan Donald Trump. Menurut mereka, ini cuma taktik Trump untuk main-main dengan pasar keuangan dan harga minyak dunia.
Bantahan itu disampaikan langsung oleh Mohammad Bagher Ghalibaf, ketua parlemen Iran yang juga dikenal sebagai tokoh non-klerikal paling berpengaruh di sana. Dalam pernyataannya, Ghalibaf menegaskan bahwa tidak ada sama sekali negosiasi yang sedang berjalan dengan pihak AS.
“Trump berusaha untuk memanipulasi pasar keuangan dan minyak serta keluar dari rawa yang menjebak AS dan Israel,” ucap Ghalibaf.
Di sisi lain, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengakui ada pesan yang masuk dari beberapa negara sahabat. Pesan itu menyebutkan permintaan AS untuk bernegosiasi guna mengakhiri perang. Tapi, Baqaei kembali menegaskan: pembicaraan langsung seperti itu belum pernah terjadi.
Artikel Terkait
Pendiri OnlyFans Leonid Radvinsky Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker
Netanyahu dan Trump Bahas Kesepakatan Baru Usai Operasi Militer di Iran
Arsenal Kehilangan Lima Pemain Inti untuk Jeda Internasional Akibat Cedera
Revisi UU Pemda 2026 Dinanti Jadi Momentum Perbaiki Hubungan Pusat-Daerah