Prabowo tampaknya paham betul bagaimana persepsi publik terbentuk. Di mata warga biasa, kehadiran bantuan dari pusat seringkali identik dengan figur sang pemimpin.
"Rakyat kita sederhana kalau pemerintah pusat tidak hadir atau elemen dari pemerintah pusat hadir pasti mereka tahunya ini Bapak Prabowo, Bapak Presiden saya kira rakyat wajar rakyat berpikir seperti itu," ungkapnya dengan nada menerima.
Namun begitu, prinsip kepemimpinan yang dipegangnya jelas. Ada konsekuensi yang harus ditanggung. Pujian saat semuanya berjalan baik, dan tentu saja, tanggung jawab penuh ketika ada yang salah.
"Sebaliknya kalau tidak ada yang beres ya Bapak Presiden juga yang bertanggung jawab, ya itu risiko seorang pemimpin," imbuhnya, menutup pernyataannya.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral