Di sisi lain, pujian sudah mengalir deras. Perdana Menteri Anthony Albanese tak sungkan menyebutnya pahlawan.
“Mereka adalah warga Australia yang lari menuju bahaya demi menolong orang lain. Keberanian mereka telah menyelamatkan nyawa,” ujar Albanese dalam sebuah konferensi pers.
Ungkapan serupa membanjiri media sosial. Warganet ramai-ramai menyampaikan kekaguman, menyebut aksinya luar biasa dan memberikan harapan di tengah tragedi.
Memang, insiden ini sungguh memilukan. Korban tewas mencapai 11 orang. Yang bikin pilu, pelakunya diketahui adalah seorang ayah dan anaknya. Salah satu dari mereka sekarang dilaporkan dalam kondisi kritis. Sebuah kisah yang berawal dari niat jahat, tapi diselingi secercah keberanian seorang warga biasa.
Artikel Terkait
Bumi Memanas Lebih Cepat, KLHK Buru-buru Tinjau Ulang Tata Ruang
Kematian di Tangan ICE: Krisis Kepercayaan dan Gelombang Protes yang Mengguncang Amerika
John Sitorus Sindir Siti Nurbaya Usai Rumahnya Digeledah: Gabung Saja ke PSI
Brian Yuliarto Buka Kartu: Kampus dan Industri Harus Jalin Kolaborasi Nyata untuk Pacu Ekonomi