katanya, suaranya mungkin masih bergetar karena trauma.
Di sisi lain, ada konteks lain yang membuat insiden ini terasa lebih pahit. Alex Ryvchin, seorang pemimpin Dewan Eksekutif Yahudi Australia, mengungkapkan bahwa penembakan terjadi tepat saat komunitasnya merayakan Hanukkah. Festival cahaya itu baru saja dimulai saat matahari terbenam.
“Ini adalah komunitas Yahudi dalam kondisi terbaiknya, berkumpul untuk merayakan momen bahagia. Jika kita menjadi sasaran dengan sengaja seperti ini, itu adalah sesuatu yang skalanya tidak pernah kita bayangkan. Ini adalah hal yang mengerikan,”
ujar Ryvchin dengan nada berat.
Respons dari pemerintah pusat pun tak lama datang. Seorang juru bicara Perdana Menteri Anthony Albanese mengonfirmasi situasi yang sedang berkembang.
“Kami menyadari adanya situasi keamanan aktif di Bondi. Kami mendesak orang-orang di sekitar untuk mengikuti informasi dari Kepolisian NSW,”
demikian pernyataan dari kantor perdana menteri. Situasi memang masih berkembang, namun suasana duka sudah jelas menyelimuti Sydney sore itu.
Artikel Terkait
Prasetyo Bantah Isu Pertemuan Prabowo dengan Oposisi
Restoran Keluarga dan Luka Masa Lalu: Kisah Cinta Kedua di Predestined Love
Malam Haru di Cilandak, Sjafrie Sjamsoeddin Berduka untuk Sahabat Seangkatan
Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah Diduga Darah Menstruasi