Jeffrey Hendrik Ditunjuk Jadi Plt Dirut BEI Gantikan Iman Rachman

- Sabtu, 31 Januari 2026 | 22:24 WIB
Jeffrey Hendrik Ditunjuk Jadi Plt Dirut BEI Gantikan Iman Rachman

Perubahan pucuk pimpinan di Bursa Efek Indonesia terjadi begitu cepat. Tak lama setelah Iman Rachman mengundurkan diri pada Jumat (30/1), posisinya sebagai Direktur Utama sudah ada yang mengisi. Adalah Jeffrey Hendrik, yang sebelumnya menjabat Direktur Pengembangan BEI, yang ditunjuk sebagai Pejabat Sementara.

Konfirmasi soal penunjukan ini datang langsung dari Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.

"Iya, Jeffrey Plt Dirut BEI," ujar Purbaya dengan singkat, Sabtu (31/1), usai menghadiri sebuah konferensi pers di Wisma Danantara.

Lalu, bagaimana dengan agenda penting BEI bersama Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang rencananya digelar Senin depan? Purbaya menegaskan, Jeffrey takkan menghadiri pertemuan itu sendirian. “Dia sama timnya,” imbuhnya. Artinya, roda organisasi di BEI diharapkan tetap berjalan lancar meski tengah dalam masa transisi.

Siapa sebenarnya Jeffrey Hendrik?

Profilnya bisa dilacak dari laman resmi BEI. Pria lulusan Sarjana Ekonomi Universitas Trisakti tahun 1995 ini resmi ditetapkan sebagai Direktur Pengembangan BEI lewat RUPST pada akhir Juni 2022. Namun, jejaknya di dunia pasar modal sudah sangat panjang.

Kariernya dimulai dari PT Zone Pratama di pertengahan 90-an. Dari sana, ia berpindah ke PT Transpacific Securindo sebagai Corporate Finance. Pengalaman puncaknya sebelum ke BEI adalah sebagai Direktur Utama PT Phintraco Sekuritas, posisi yang dipegangnya selama lebih dari dua dekade, tepatnya dari 1999 hingga 2022.

Tak cuma di perusahaan, keterlibatannya di berbagai komite juga cukup dalam. Jeffrey pernah menjadi Anggota Komite Perdagangan dan Penyelesaian Transaksi Efek BEI. Ia juga aktif di kepengurusan Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI). Sejak 2021, namanya tercatat sebagai Anggota Task Force Keuangan Berkelanjutan OJK. Sekarang, tantangannya adalah memimpin BEI, meski untuk sementara.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler