Perbedaan Pendapat? Itu Wajar
Sebagai politikus Gerindra, Fadli tentu sadar proyek sepenting ini tak lepas dari sorotan dan bahkan penolakan. Ia justru melihatnya sebagai hal yang lumrah. Dalam sebuah negara demokrasi, perdebatan sejarah hampir tak terelakkan.
“Saya kira kalau terjadi perbedaan pendapat itu satu hal yang sangat biasa, dan saya kira harus agree to disagree sebagai bagian dari demokrasi kita,” tuturnya.
Di akhir pernyataannya, ia berusaha menegaskan niat di balik proyek monumental ini.
“Saya yakin ini bukan untuk kepentingan politik, ini adalah untuk kepentingan bangsa dan negara kita. Dan ini adalah bagian dari upaya kita untuk merawat memori kolektif bangsa,” tutup dia.
Artikel Terkait
Sporting CP Balas Kekalahan 0-3 dengan Kemenangan Telak 5-0 ke Perempat Final Liga Champions
Fenerbahce Hajar Gaziantep 4-1, Kokohkan Posisi Puncak Klasemen
Jadwal Imsak Jogja Hari Ini Pukul 04.18 WIB, Disusul Azan Subuh 10 Menit Kemudian
Chelsea Terancam Tersingkir, Wajib Menang Besar atas PSG di Liga Champions