"Jangan sedih," bisiknya lembut, sambil tangan ibu itu mengusap air mata di pipi anaknya.
Ucapan itu sederhana, tapi terasa begitu dalam. Seolah ia sedang menenangkan dirinya sendiri juga.
Di sisi lain, isu sawit selalu punya dua wajah. Presiden Prabowo pernah menyebut komoditas ini sebagai 'karunia'. Namun bagi warga seperti Tina dan tetangganya, karunia itu rasanya hanya dinikmati segelintir pihak. Sementara mereka harus berhadapan dengan dampaknya langsung di depan pintu rumah.
Video pendek itu kini jadi bukti. Sebuah potret pilu di balik hiruk-pikuk pembangunan.
Artikel Terkait
DJP Catat Lebih dari 8 Juta Laporan SPT Tahunan 2025 Hingga Tenggat
Timnas Futsal Indonesia Umumkan 19 Pemain untuk Persiapan ASEAN Championship 2026
Pemerintah Gandeng Ansor Jateng Garap Program Brigade Pangan
Gua Andulan di Luwu: Situs Pemakaman Adat yang Menyimpan Sejarah dan Tantangan