Menanggapi keadaan ini, Ipda Nicholas Aragay menyatakan pihaknya terus memantau perkembangan.
“Kami telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sarmi untuk langkah-langkah penanganan lebih lanjut, termasuk upaya evakuasi bila diperlukan,” ujarnya, Sabtu (13/12/2025).
Polsek Pantai Timur juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Debit air sungai bisa saja meningkat tiba-tiba. Jika terjadi keadaan darurat, warga diharapkan segera melapor. Ancaman banjir tampaknya belum benar-benar berakhir.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, Vinícius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral