Menanggapi keadaan ini, Ipda Nicholas Aragay menyatakan pihaknya terus memantau perkembangan.
“Kami telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sarmi untuk langkah-langkah penanganan lebih lanjut, termasuk upaya evakuasi bila diperlukan,” ujarnya, Sabtu (13/12/2025).
Polsek Pantai Timur juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Debit air sungai bisa saja meningkat tiba-tiba. Jika terjadi keadaan darurat, warga diharapkan segera melapor. Ancaman banjir tampaknya belum benar-benar berakhir.
Artikel Terkait
Anggota DPRD Pelalawan Ditetapkan Tersangka, Ijazah SD-SMP Diduga Palsu
Gibran Lesehan di Ruang Kelas yang Porak-Poranda, Dengarkan Jeritan Guru dan Siswa Korban Banjir
Iran Terpojok, Larijani Cari Solusi di Kremlin
Hoaks di Media Sosial: Jerat Hukum Keonaran dari Zaman Merdeka hingga Era Digital