Longsor dan banjir di Sumatera masih menyisakan masalah serius: akses jalan terputus di beberapa titik. Tapi, upaya untuk membukanya kembali terus digenjot. Pekerjaan itu tak mudah, mengingat medan dan cuaca yang masih tak menentu.
Presiden Prabowo Subianto baru saja menghabiskan dua hari untuk blusukan ke daerah-daerah yang paling parah terdampak. Dari kunjungan itu, terungkap satu wilayah yang kondisinya cukup memprihatinkan.
"Di wilayah yang paling terisolasi, seperti Takengon, kami bekerja keras terus untuk membuka akses jalan,"
kata Prabowo di Medan, Sabtu lalu. Ia sendiri sudah menyambangi Takengon di Aceh Tengah itu, melihat langsung bagaimana kawasan itu terputus dari lalu lintas.
Namun begitu, kabar baik juga datang dari tempat lain. Pemulihan ternyata menunjukkan progres yang cukup menggembirakan. Ambil contoh di Bener Meriah.
"Di Bener Meriah, jembatan sudah berfungsi. Kemarin saya juga dari Takengon ke Bener Meriah, jembatannya sudah bisa dilalui,"
ujarnya. Ia tampak lega dengan perkembangan ini.
Tak hanya di sana, kondisi di Aceh Tamiang juga mulai membaik. Akses jalan yang sebelumnya macet total, perlahan mulai tembus. Prabowo tak lupa mengapresiasi jerih payah para petugas di lapangan.
"Aceh Tamiang juga saya kunjungi. Akses ke Tamiang sudah tembus. Karena itu, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas. Pekerjaan mereka luar biasa,"
Artikel Terkait
Pernyataan Melawan Sampai Titik Darah Terakhir Picu Tuntutan Pemberhentian Kapolri
Kritik Prabowo Picu Satgas Khusus Bersihkan Pantai Bali
Gelombang Baru Pemakzulan Sara Duterte: Tuduh Ancam Bunuh Marcos hingga Dugaan Korupsi Dana Pendidikan
Audit BPK Bongkar Selisih Rp916 Triliun dalam Kasus Korupsi Pertamina