Billie Eilish Berhadapan dengan Miliarder AS, Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar

- Kamis, 11 Desember 2025 | 17:00 WIB
Billie Eilish Berhadapan dengan Miliarder AS, Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar

Billie Eilish tak tinggal diam. Bintang pop yang kerap tampil dengan gaya santai itu justru mengungkapkan tekanan berat di balik layar. Menurut pengakuannya, sejumlah miliarder Amerika yang mendukung Israel berusaha menghancurkan kariernya. Alasannya? Sikap vokal Billie yang terus terang mendukung Palestina.

“Mereka benar-benar berusaha menjatuhkan saya,” ujarnya, dengan nada datar namun tegas.

Namun begitu, ancaman dan upaya sabotase itu tampaknya tak akan membuatnya mundur. Meski ia sadar betul risikonya besar posisinya di puncak industri musik bisa saja terguncang Billie bersikukuh untuk tetap bersuara. Baginya, ini bukan soal politik semata, melainkan sikap kemanusiaan yang tak bisa ditawar.

“Ini adalah hal yang benar untuk dilakukan,” tambahnya. Reaksi keras, tekanan, bahkan ancaman sekalipun, takkan menghentikannya. Ia yakin, seorang artis punya tanggung jawab moral untuk melawan ketidakadilan, meski harus berhadapan dengan kekuatan yang jauh lebih besar.

Di sisi lain, nama Billie Eilish sendiri bukanlah nama baru. Penyanyi dan penulis lagu asal Amerika ini sudah lama dikenal berkat gaya musiknya yang unik dan mendalam. Prestasinya pun berbicara banyak: sembilan Grammy, dua Oscar, dan dua Golden Globe ada di genggamannya. Ia bahkan memecahkan rekor sebagai pemenang Oscar termahal untuk dua lagu tema film; “No Time to Die” dari James Bond dan “What Was I Made For?” dari film Barbie. Pencapaiannya yang lain? Menyapu bersih empat kategori utama Grammy dalam satu malam.

Jadi, ketika seseorang dengan track record seperti itu bersuara lantang, dunia pasti mendengarkan. Dan sekarang, Billie memilih untuk menggunakan platformnya itu, siap tak siap dengan segala konsekuensinya.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar