Menurut sejumlah saksi, api diduga bermula dari lantai satu. Sumbernya? Kemungkinan besar dari baterai drone yang sedang diisi daya. Namun begitu, yang justru memperparah keadaan adalah desain gedung itu sendiri. Akses keluar yang terbatas hanya mengandalkan pintu depan membuat banyak karyawan terjebak di dalam. Korban tewas bukan karena kobaran api, melainkan akibat menghirup asap pekat yang tak bisa mereka hindari.
Lantas, apa dasar penangkapan sang direktur? Roby Saputra menjelaskan, tindakan itu diambil setelah penyidik mengantongi dua alat bukti permulaan yang mereka anggap cukup. "Dasarnya keyakinan penyidik," tuturnya. Proses hukum kini terus berjalan, mengikuti setiap petunjuk yang ada.
Di sisi lain, keluarga korban masih menunggu keadilan. Setiap perkembangan kasus ini sedikit banyak memberi gambaran, sekaligus mengingatkan betapa mahal harga sebuah kelalaian.
Artikel Terkait
Ribuan Pejabat Serbu Sentul, Warga Diminta Waspadai Macet
Duka dan Tuntutan Ibu di Deli Serdang: Anaknya Tewas di Kapal Korea, Hak Asuransi Masih Mengambang
Bareskram Bongkar Kasus Saham Gorengan, IHSG Anjlok Terimbas
Di Balik Viralnya Lea: Perjuangan Seorang Ibu Melawan Kanker di Rumah Kontrakan Hijau