Menurut sejumlah saksi, api diduga bermula dari lantai satu. Sumbernya? Kemungkinan besar dari baterai drone yang sedang diisi daya. Namun begitu, yang justru memperparah keadaan adalah desain gedung itu sendiri. Akses keluar yang terbatas hanya mengandalkan pintu depan membuat banyak karyawan terjebak di dalam. Korban tewas bukan karena kobaran api, melainkan akibat menghirup asap pekat yang tak bisa mereka hindari.
Lantas, apa dasar penangkapan sang direktur? Roby Saputra menjelaskan, tindakan itu diambil setelah penyidik mengantongi dua alat bukti permulaan yang mereka anggap cukup. "Dasarnya keyakinan penyidik," tuturnya. Proses hukum kini terus berjalan, mengikuti setiap petunjuk yang ada.
Di sisi lain, keluarga korban masih menunggu keadilan. Setiap perkembangan kasus ini sedikit banyak memberi gambaran, sekaligus mengingatkan betapa mahal harga sebuah kelalaian.
Artikel Terkait
Polisi Ungkap Jaringan Konten Dewasa WNA di Bali, Pelaku Pakai Jaket Ojol untuk Viral
BMKG Prakirakan Cuaca Makassar Berawan Sepanjang Hari Rabu
Sporting CP Balas Kekalahan 0-3 dengan Kemenangan Telak 5-0 ke Perempat Final Liga Champions
Fenerbahce Hajar Gaziantep 4-1, Kokohkan Posisi Puncak Klasemen